Bupati Sukabumi Sampaikan Nota Penjelasan DPRD Atas Tiga Raperda

- Admin

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ruang Sukabumi- Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menyampaikan Nota Penjelasan DPRD atas Raperda tentang Pengetahuan Tradisional dalam Penetapan Kawasan Perlindungan Mata Air, Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, serta Raperda tentang Jasa Lingkungan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Palabuhanratu, Selasa (14/1/25).

 

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada DPRD atas inisiasi Raperda tentang jasa lingkungan hidup.

 

“Kami berharap Raperda tentang jasa lingkungan hidup ini menjadi payung hukum dan menjadi dasar bagi Pemkab Sukabumi dalam mewujudkan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang berwawasan lingkungan hidup melalui potensi pemanfaatan jasa lingkungan hidup secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya,” ungkapnya

 

Lebih lanjut disampaikan Bupati, mengenai Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi,Bupati menjelaskan investasi merupakan salah satu indikator penting yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

 

“Dalam rangka mendorong laju pertumbuhan ekonomi di wilayah Kab.Sukabumi maka perlu segera menetapkan regulasi yang mengatur pelaksanaan pemberian insentif dan kemudahan investasi melalui peraturan daerah sebagaimana diperintahkan undang-undang,” terangnya

 

Selanjutnya, berkenaan Raperda perlindungan hak masyarakat hukum adat khususnya perlindungan hak ulayat atas sumber air, Bupati menyampaikan Bahwa Pemkab Sukabumi sudah memiliki peraturan daerah Kab. Sukabumi nomor 7 tahun 2024 tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat,namun demikian Pemkab Sukabumi menyambut baik atas inisiasi raperda tentang pengetahuan tradisional dalam penetapan kawasan perlindungan mata air.

 

“Kami mengharapkan bahwa materi dalam rancangan peraturan daerah tersebut tidak menjadi tumpang tindih dengan Perda nomor 7 tahun 2024 tentang pengakuan dan pelindungan masyarakat hukum adat dan dalam penetapan kawasan perlindungan mata air hendaknya memperhatikan kewenangan pemerintah daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya

Berita Terkait

Milad dan Pengukuhan Pengurus Yatshi, Sekda” Jaga Nilai Keagamaan dan Layanan Umat”
Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Serbaguna Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Kuatkan Kembali Komitmen Kebangsaan
Bupati Tegaskan Ekonomi Kreatif Pilar Penting Pembangunan Ekonomi Di Sukabumi
Sekda Sambut Aspirasi Komunitas Driver Online Palabuhanratu
Pembukaan MTQ Ke 47, Bupati Sukabumi “Upaya Membumikan Alquran Ditengah Masyarakat”
Sekda Lantik Dewan Hakim MTQ ke 47 Tingkat Kabupaten Sukabumi
Pemkab Berikan Beasiswa Di Momentum Hardiknas, Bupati Sukabumi “Wujudkan SDM Unggul dan Berdayasaing”
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:51 WIB

Milad dan Pengukuhan Pengurus Yatshi, Sekda” Jaga Nilai Keagamaan dan Layanan Umat”

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:05 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Serbaguna Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Sukabumi Ajak Kuatkan Kembali Komitmen Kebangsaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:45 WIB

Sekda Sambut Aspirasi Komunitas Driver Online Palabuhanratu

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:43 WIB

Pembukaan MTQ Ke 47, Bupati Sukabumi “Upaya Membumikan Alquran Ditengah Masyarakat”

Berita Terbaru