Komisi I DPRD Sukabumi Soroti Izin SIPA Demi Optimalisasi PAD dan Ketertiban Usaha

- Admin

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

RUANG SUKABUMI- Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan air tanah oleh pelaku industri di wilayahnya. Kebijakan ini ditempuh tidak hanya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya meminimalkan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak air tanah.

 

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Iwan Ridwan, mengimbau seluruh pelaku usaha—mulai dari sektor manufaktur, perhotelan, hingga layanan kesehatan—agar segera melengkapi perizinan apabila kegiatan operasionalnya mengandalkan sumur bor.

 

Ia mengacu pada regulasi terbaru melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 291.K/GL.01/MEM.G/2023 yang menetapkan batas pemanfaatan air tanah wajib izin melalui Surat Izin Pengambilan Air Tanah (SIPA).

 

“Penggunaan air tanah di atas 100 meter kubik per bulan wajib memiliki SIPA. Jika ketentuan ini diabaikan, perusahaan berpotensi dikenai sanksi hingga penghentian operasional karena tidak sesuai prosedur,” tegas Iwan Ridwan, Senin (19/1/2026).

 

 

 

Menurutnya, ambang batas 100 meter kubik tersebut relatif mudah terlampaui oleh aktivitas usaha. Pada sektor perhotelan, volume itu dapat habis hanya untuk kebutuhan laundry dan tamu sekitar 40 hingga 50 kamar per hari. Sementara di pabrik, penggunaan air tanah terjadi dalam beberapa kali siklus cooling tower atau proses produksi. Adapun fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik membutuhkan air tanah dalam jumlah besar untuk kebutuhan sanitasi dan sterilisasi setiap hari.

 

Sorotan Industri AMDK

 

Pengawasan juga diperluas ke industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Selama ini, masyarakat kerap beranggapan sumber air AMDK berasal dari mata air pegunungan, padahal tidak sedikit perusahaan yang memanfaatkan air tanah dari sumur bor sebagai sumber utama. Kondisi ini membuat pengendalian perizinan menjadi sangat penting agar pemanfaatannya tercatat dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

 

Data Perizinan dan Kontribusi PAD

 

Berdasarkan data Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, terdapat 294 titik sumur bor yang dimiliki oleh 149 pemegang izin di Kabupaten Sukabumi. Iwan menegaskan, tingkat kepatuhan terhadap perizinan memiliki korelasi langsung dengan penerimaan pajak daerah yang selanjutnya digunakan untuk mendukung pembangunan di Sukabumi.

 

 

 

“Kami mendukung pertumbuhan dunia usaha. Namun, kepatuhan terhadap aturan harus berjalan seiring. Sumur bor yang belum berizin perlu segera ditertibkan agar pemanfaatan sumber daya air memberikan manfaat dan keberkahan bagi Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Sukabumi Tekan SPPG Agar Tak Bergantung Produk Impor
Ketua DPRD Sukabumi Budi Azhar Mutawali Perkuat Silaturahmi Lewat Sholat Berjamaah Bersama Bupati
Komisi I DRPD Kabupaten Sukabumi Bahas Standar Formasi Pegawai Perangkat Daerah
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Konsultasi ke Dispora Kota Bogor Bahas Penguatan Kebijakan Keolahragaan
Bamus DPRD Kabupaten Sukabumi Lakukan Konsultasi dan Koordinasi ke DPRD Kota Depok
Wakil Ketua III DPRD Sukabumi Terima Penghargaan Sukabumi Awards 2025
Baznas Sukabumi Terima Dukungan AXA Insurance, Wakil Ketua DPRD: Bermanfaat untuk Umat
Junajah Jajah Nurdiansyah Apresiasi Bareti Cup Buniwangi 2025, Sebut Desa Punya Potensi Besar dalam Pembinaan Olahraga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:33 WIB

Komisi I DPRD Sukabumi Soroti Izin SIPA Demi Optimalisasi PAD dan Ketertiban Usaha

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:22 WIB

Komisi IV DPRD Sukabumi Tekan SPPG Agar Tak Bergantung Produk Impor

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:09 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Budi Azhar Mutawali Perkuat Silaturahmi Lewat Sholat Berjamaah Bersama Bupati

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:03 WIB

Komisi I DRPD Kabupaten Sukabumi Bahas Standar Formasi Pegawai Perangkat Daerah

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:25 WIB

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Konsultasi ke Dispora Kota Bogor Bahas Penguatan Kebijakan Keolahragaan

Berita Terbaru